Ticker

6/recent/ticker-posts

Muslimah GPI SBB Berharap Figur Millenial Perempuan Harus Berani Nyatakan Sikap Politik

Syarifah Rahma Al-Hadar, Ketua Muslimah GPI Seram Bagian Barat.


POLITIKNEWS, PIRU - Baru-baru ini ada beberapa anak muda dari kalangan aktifis mencoba menawarkan gagasan soal keterlibatan Millenial dalam Pemilukada di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Menurut mereka makin banyaknya kaum muda yang melek politik memberikan harapan bagi berkembangnya demokrasi di Maluku khususnya Seram Bagian Barat untuk makin berkualitas. Pasalnya, tingkat pendidikan dan energi positf yang dibawa kaum muda ikut mendorong demokrasi berkembang ke arah yang lebih baik.

Hal itu disampaikan Ketua Muslimah Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kab. Seram Bagian Barat, Syarifah Rahma Al-Hadar saat diwawancarai media ini, kemarin, Sabtu (13/02/2021).

“Kuncinya ada pada kaum muda. Seberapa melek mereka dengan politik demikian juga kualitas demokrasi kita. Saat ini, kita beruntung makin banyak kaum muda yang sudah makin paham dan bahkan ingin terlibat langsung dalam politik sehingga kita optimistis kualitas demokrasi kita akan makin baik ke depan,” kata Syarifah. 

Dia Juga menjelaskan, dalam konteks itu, pendidikan politik pada anak-anak muda sangat diperlukan. Bukan hanya itu, partai-partai politik diharapkan memberi ruang yang maksimal bagi anak muda untuk mengembangakan diri melalui jalur politik.

Bukan saja untuk memenuhi kuota 30% keterlibatan perempuan dalam partai politik, namun perempuan yang dilibatkan dalam kancah politik harusnya betul-betul memenuhi kualifikasi dan dapat berkompetisi.

“saya berharap partai politik memberikan ruang yang sangat banyak bagi anak-anak muda untuk berkreasi. Misalnya saja maju pada Pemilukada SBB nanti, bahkan kalau perlua harus ada yang berani dari kalangan perempuan milenial, partai politik jangan hanya asal pasang perempuan untuk memenuhi kuota 30% namun benar-benar karena mereka memiliki kompetensi dan siap berkompetisi pada helatan politik” jelas Syarifah.

Dia juga menegaskan, agar Milenial tidak hanya menebar isu atas keterlibatan mereka namun secara tegas berani tampil dan menyatakan sikap untuk terlibat dalam Pemilukada SBB.

"Saya dengar sudah ada desas desus beberapa figur milenial perempuan, namun harus tegas nyatakan sikap" tutup Syarifah.